[Hoax] PDIP Setuju Adzan Di Tiadakan

[Hoax] PDIP Setuju Adzan Di Tiadakan ~ Kali Ini Saya Akan Membahas Hoax PDI-P Setuju Adzan Di Tiadakan. Saya Melihat Beberapa Orang Membagikan Berita Ini, Berikut Ini Orang Yang Membagikan Hoax Ini :

Orang 1

Link Asli : https://goo.gl/RCLTEr
Link Yang Sudah Diamankan : https://goo.gl/F8GNKT
Caption : Aya naon deui yeuh..
Statistik : Sampai Saat Ini, Jumlah Respownnya 138 Orang, Dengan 1813x Dibagikan, Dan 30 Orang Berkomentar.

Orang 2

Link Asli : https://goo.gl/jBvBUp
Link Yang Sudah Diamankan : https://goo.gl/hdeLU5
Caption : -
Statistik : -

Penelusuran

Menurut Penelusuran Saya, Isu Ini Sebenernya Sudah Ada Sejak Tahun 2016. Saat Itu, Mba Eva Kusuma Sundari Selaku Politisi PDI-P Menilai "Wajar Protes Warga, Karena Pak JK Saat Itu Melalui DMI Sedang Memberikan Bantuan Sound System Ke Masjid-Masjid Agar Adzan Bersuara Merdu Sehingga Tidak Mengganggu."

“Sekali lagi, saya tidak pernah komen soal ‘pelarangan adzan’. Saya muslim, saya menjalankan shalat jadi paham fungsi adzan. Aneh jika menyetujui pelarangan adzan,” sambungnya.

Eva tak habis pikir kepada netizen yang menyebar berita yang sudah dipelintir itu. Ia mengaku sudah mengomunikasikan hal tersebut kepada Dewan Pers dan disarankan mengambil langkah hukum.

“Lebih aneh, dipelintir oleh media yang tidak terverifikasi ke saya tapi diviralkan. Ini politik, karena dilakukan di tahun politik. Saya sudah diskusi dengan Dewan Pers (DP) dan diarahkan untuk melaporkannya ke DP sekaligus polisi,” pungkasnya. (HMS).

Sumber : Lintasparlemen. com.

Referensi :
https://goo.gl/HpQ5kw

Kesimpulannya

Kesimpulan Berita Tersebut Adalah Hoax.

Ok,  Sekian Dulu Pembahasan Tentang [Hoax] PDIP Setuju Adzan Di Tiadakan, Semgoa Tidak Ada Lagi Yang Membagikan Berita Ini :)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "[Hoax] PDIP Setuju Adzan Di Tiadakan"

Posting Komentar

Orang Cerdas Tau Caranya Berterima Kasih...
[+] Dilarang Menghina, Promosi Atau Iklan, Menyelipkan Link Aktif Dan Non Aktif
[+] Dilarang Berkomentar Yang Mengandung Unsur Porno, Spam, Sara, Politik, Profokasi.
[+] Budayakan Berkomentar Dengan Sopan, Bijak, dan Sesuai Artikel (Dilarang Berkomentar Diluar Topic)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel